Saturday, December 16, 2006

Receiver GPS

Pada awal perkembangan teknologi GPS, hanya ada satu receiver komersial yg dijual secara bebas dipasar dengan harga sekitar beberapa ribu dolar Amerika. Namun saat ini lebih dari 500 merk GPS telah beredar dipasar (Dapat dilihat pada majalah GPS World edisi januari 2006). Harga receiver yang ada saat ini bervariasi mulai dari sekitar 1 juta rupiah untuk GPS genggam hingga 500 juta rupiah untuk high end geodetic receiver.

Receiver GPS komersial dapat dibagi menjadi empat jenis, berdasarkan pada kemampuan menerima sinyal yakni;
  1. Single-frequency code receiver.
  2. Single-frequency carrier smoothed code receiver.
  3. Single-frequency code and carrier receiver.
  4. Dual-frequency receiver
Single-frequency receiver hanya dapat mengakses gelombang L1 saja sedangkan Dual-frequency receiver dapat mengakses L1 dan L2.

Receiver yg paling sederhana dan sekaligus paling murah adalah single-frequency code receiver. Receiver tipe ini hanya menggunakan data C/A saja dan merupakan receiver yang memiliki akurasi paling rendah. Receiver kedua adalah single-frequency carrier smoothed code receiver. Receiver ini juga hanya menggunakan data C/A, bedanya receiver ini menggunakan carrier wave untuk memproduksi kode C/A yang smooth, sehingga memperbaiki resolusi pseudorange sehingga akurasi penentuan posisi-nya menjadi lebih baik. Single-frequency code and carrier receiver memiliki kemampuan untuk menyimpan rawdata kode C/A, P dan juga gelombang pembawa L1 yg memungkinkan penentuan posisi teliti (post-processing technique). Selain itu, kemampuan receiver tipe ini juga meliputi kemampuan dua tipe receiver sebelumnya. Dual-frequency receiver adalah receiver yang paling rumit, canggih, teliti, sekaligus paling mahal. Receiver tipe ini dapat mengamat dan menyimpan rawdata C/A, P, L1 dan L2. Kemampuan menyimpan data L1 dan L2 inilah yang merupakan kelebihan yg memungkinkan kemudahan resolusi ambiguitas fase dengan mengkombinasikan data L1 dan L2 (L1-L2 = wide lane, L1+L2 narrow lane).

Receiver GPS juga dapat dibedakan menurut jumlah channel yang digunakan yang bervariasi dari 1-12 channel. Receiver yang bagus adalah yg memiliki multi channel dimana setiap channel memiliki kemampuan tracking secara kontinu pada setiap satelit yg mengorbit. Saat ini sebagian besar dari receiver yang dijual dipasar memiliki 9-12 channel, baik independen maupun paralel. Hal hal yang harus diperhatikan saat memilih receiver adalah:
  1. Harga
  2. Kemudahan pengoperasian
  3. Konsumsi catu daya
  4. Ukuran dan berat
  5. Memori penyimpan data (internal/eksternal)
  6. Kemampuan interface
  7. Kemampuan mitigasi multipath
Artinya, masing masing dari kategori diatas lebih baik disesuaikan dengan aplikasi yang akan kita gunakan.